BUPATI NIAS SERAHKAN BANTUAN SOSIAL PKH

Nias, Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli,MM menyerahkan Bantuan Sosial Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 346 Keluarga di Lantai III Kantor Bupati Nias, Senin 14/05/2018.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nias Tonafati Zebua, ST mengatakan bahwa keluarga penerima manfaat baru PKH di Kabupaten Nias tahun 2018 merupakan hasil dari pelaksanaan kegiatan validasi  calon peserta PKH tahun 2017 dengan jumlah KPM sebanyak 479 keluarga.

“Hasil yang diperoleh dari validasi data calon peserta PKH meliputi 346 calon KPM yang memenuhi syarat dan 133 calon KPM yang tidak memenuhi syarat”, ujar Tonafati.

Dijelaskannya, calon KPM yang tidak memenuhi syarat tersebut dikarenakan tidak memiliki komponen PKH yakni tidak lagi berdomisili di wilayah Kabupaten Nias dan ditemukannya data ganda sehingga calon KPM yang memenuhi syarat telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial RI sebagai keluarga penerima manfaat baru PKH tahun 2018.

Tonafati Zebua menambahkan bahwa penerima PKH di sepuluh Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Nias, yakni : Kecamatan Bawolato 67 KPM, Ulugawo 63 KPM, Botomuzoi 46 KPM, Ma’u 40 KPM, Hiliserangkai 34 KPM, Sogaeadu 33 KPM,Idanogawo 32 KPM, Gido 17 KPM, Hiliduho 10 KPM dan Kecamatan Somolo-molo 4 KPM.

Jumlah bantuan sosial PKH yang diberikan kepada penerima manfaat baru terdiri dari: Penerima manfaat dengan komponen pendidikan dan kesehatan dalam satu tahun sebesar RP 1.890.000. sedangkan penerima manfaat dengan komponen kesejahteraan sosial yakni disabilitas dan lanjut usia memperoleh bantuan sebesar Rp 2.000.000 setiap keluarga dalam setahun.

“Bantuan ini akan diserahkan dalam empat tahap dan yang kita serahkan hari ini adalah tahap I melalui Bank BRI sebagai penyalur PKH yang sudah ditentukan dari pusat”, kata Tonafati.

Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM dalam arahannya menyampaikan data penerima PKH ini agar kedepan supaya dilakukan pendataan ulang karena menurutnya dikhawatirkan ada penerima PKH yang seharusnya tidak layak menerima, sementara ada warga yang layak menerima namun tidak didata oleh petugas.

“Beberapa hari yang lalu ada warga yang melapor kepada saya, mereka tidak menerima PKH padahal mereka sangat layak menerima bantuan ini, sementara disisi lain ada mantan Kepala Desa namanya terdaftar sebagai salah seorang penerima PKH”, ungkap Bupati Nias.

Bupati Nias mengaku kecewa terhadap pendataan penerima PKH di wilayah Kabupaten Nias, dia beranggapan petugas yang melakukan pendataan kurang teliti. Namun Bupati Nias mengajak masyarakat agar bantuan tetap mensyukuri dan mempergunakannya dengan baik.

“Saya minta dalam untuk enam bulan kedepan supaya dilakukan pendataan ulang, sehingga penerima PKH ini benar-benar tepat sasaran”, tegas Bupati.

Acara tersebut dihadiri oleh masyarakat penerima manfaat sejumlah 100 orang , yang mewakili dari masing-masing kecamatan se-Kabupaten Nias dan turut hadir Kepala Cabang BRI Gunungsitoli.@kominfo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *