Sejarah

Undang-Undang Drt. Nomor 7 Tahun 1996, Kabupaten Nias ditetapkan Daerah Otonom yang disebut Daerah Swatantra Kabupaten Daerah Tingkat II Nias, yang dipimpin oleh Bupati Kepala Daerah. Dalam perkembangan ini Kabupaten Nias mengalami dua kali pemekaran yakni :

  1. Pada tahun 2002 terbentuk Kabupaten Nias Selatan dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2002, sehingga Kabupaten Nias dimekarkan menjadi 2 Kabupaten, yaitu Kabupaten Nias dan Kabupaten Nias Selatan.
  2. Pada tahun 2008 Kabupaten Nias mengalami pemekaran menjadi 4 daerah otonom, yaitu Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Utara,  Kabupaten  Nias  Barat, dan  Kota Gunungsitoli  sesuai dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2008, Nomor 46 Tahun 2008 dan Undang-Undang Nomor 47 Tahun 2008.

Setelah mengalami dua kali pemekaran, maka wilayah Kabupaten Nias dengan sendirinya mengalami pengurangan luas wilayah administratif.

wilayah Kabupaten Nias setelah pemekaran menjadi 9 (sembilan) Kecamatan, yakni :

  1. Kecamatan Idanogawo.
  2. Kecamatan Bawolato.
  3. Kecamatan Ulugawo.
  4. Kecamatan Gido.
  5.  Kecamatan Ma’u.
  6. Kecamatan Somolo-molo.
  7. Kecamatan Hiliduho.
  8. Kecamatan Hiliserangkai, dan
  9. Kecamatan Botomuzoi.

Tahun 2012 Kecamatan Gido memekarkan diri menjadi 2 (dua) Kecamatan, yakni Kecamatan Sogae’adu yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Nias Nomor 3 Tahun 2012, atas pemekaran kecamatan Gido, Kabupaten Nias menjadi 10 Kecamatan dan 170 Desa.

Kondisi Geografi

Kabupaten Nias berada di sebelah barat pulau Sumatera yang berjarak ± 86 mil laut dari kota Sibolga. Letak geografis Kabupaten Nias terletak pada 0°53’1,5”-1°17’16,6” Lintang Utara dan 97°29’0,7”-97°58’29” Bujur Timur. Secara geografis Kabupaten Nias memiliki posisi geostrategis yang diuntungkan mengingat posisinya yang terletak diantara jalur-jalur penghubung wilayah Kota Gunungsitoli dan Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Barat serta wilayah Kabupaten Nias Utara.

Secara administratif, Kabupaten Nias terletak dalam wilayah Provinsi Sumatera Utara memiliki luas wilayah seluas 143.864,32 Ha yang terdiri dari luas daratan 85.342,32 Ha dan laut seluas 58.522,00 Ha. Wilayah administrasi Kabupaten Nias yang terbagi dalam 10 Kecamatan dan 170 Desa dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:

  • Sebelah Utara : Kota Gunungsitoli dan Kabupaten Nias Utara.
  • Sebelah Selatan: Kabupaten Nias Selatan.
  • Sebelah Timur:Kota Gunungsitoli dan Samudera Indonesia.
  • Sebelah Barat : Kabupaten Nias Barat dan Kabupaten Nias Utara.

Topografi dan Klimatologi

Kondisi alam/topografi Kabupaten Nias berbukit-bukit sempit dan terjal serta pegunungan di mana tinggi dari permukaan laut bervariasi antara 0 – 800 m, terdiri dari dataran rendah sampai tanah bergelombang mencapai 24 persen, tanah bergelombang sampai berbukit-bukit 28,8 persen dan berbukit sampai pegunungan 51,2 persen dari keseluruhan luas daratan. Mempunyai kemiringan lereng rata-rata 8 persen sampai 25 persen. Sedangkan daerah dataran dapat dijumpai sepanjang pantai timur dengan kemiringan 0-8 persen.

Kabupaten Nias beriklim tropis dengan suhu berkisar antara 20 C – 30 C dan kelembaban udara berkisar antara 81% – 93% dengan  curah hujan pada tahun 2014 sebanyak 2.800 mm dengan curah tertinggi terjadi sekitar Bulan Oktober dan yang terendah pada sekitar bulan Februari. Jumlah hari hujan selama tahun 2015 sebanyak 273 hari.