Kunjungan Kerja Menteri Kesehatan RI di Kab Nias

Menteri Kesehatan Republik Indonesia dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH beserta rombongan dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara pada hari Kamis 2 Oktober 2014 melaksanakan Kunjungan  Kerja di Kepulauan Nias sekaligus dalam rangka peresmian RSUD Gunungsitoli menjadi PPK-BLUD (Badan Layanan Umum Daerah). Kunjungan beliau berlokasi di RSUD Gunungsitoli milik Pemkab Nias untuk melihat secara langsung kondisi dan pelayanan serta sarana dan prasarana rumah sakit Umum Gunungsitoli.

Kedatangan Menkes di Kepulauan Nias disambut dengan tarian sekapur sirih sebagai bentuk penghargaan kepada tamu terhormat yang datang di Kepulauan Nias dan dihadiri oleh Bupati/Wakil Bupati, Walikota Sekepulauan Nias, Kepala Kejaksaaan Negeri Gunungsitoli, Dandim 0213, Wakil Kapolres Nias, Sekda Se-Kepulauan Nias, Kepala SKPD Sekepulauan Nias, dan Kepala Puskesmas Se-Kepuluan Nias.

Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM menyampaikan atas nama Pemerintah Daerah Sekepulauan Nias mengucapkan selamat datang kepada Ibu Menteri Kesehatan dan Rombongan, demikian juga kepada ibu Kadis Kesehatan provinsi Sumatera Utara yang merupakan kebahagiaan kami dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kepulauan Nias.

Bupati Nias menegaskan bahwa kesehatan merupakan karunia Tuhan yang sangat berharga dan merupakan salah satu hak dasar manusia. Pembangunan kesehatan di Kabupaten Nias telah berupaya baik preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif. Dimana setiap kecamatan telah berdiri Puskesmas, Pustu, dan Poskesdes yang tersebar di beberapa desa di wilayah Kab. Nias dan dalam rangka mendukung program JKN Pemkab Nias telah mempersiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung antara lain 1 Rumah Sakit Umum, 10 unit Puskesmas, 29 unit Puskesmas Pembantu dan 46 unit poskesdes dan tenaga kesehatan yang ada dipuskesmas dokter umum 13 orang, dokter gigi 1 orang, bidan 156 orang dan perawat 84 orang.Saat ini Kabupaten Nias dihadapkan pada permasalahan kesehatan yang belum optimal beberapa penyebab kondisi demikian karena kepulauan Nias berada di wilayah perbatasan, terpencil, rawan bencana alam, serta masih rendahnya kemampuan ekonomi masyarakat. Disisi lain ketersediaan sumber daya, baik tenaga, dana dan peralatan masih terbatas. Masalah kesehatan yang dihadapi sekarang tingginya angka kematian ibu : 154/100.000 kelahiran hidup pada tahun 2013, gizi kurang dan gizi buruk 1,04 % tahun 2013 dan meningkatnya kasus-kasus penyakit menular sperti rabies dan demam berdarah.

Selanjutnya Bupati Nias menyampaikan Rumah sakit Umum Gunungsitoli merupakan Rumah sakit Tipe C dan merupakan satu-satunya rumah sakit rujukan di wilayah Kab/Kota seKepulauan Nias dan telah terakreditasi 5 pelayanan dasar oleh komite Akreditas Rumah sakit pada tahun 2012. Memiliki kapasitas 211 tempat tidur (TT), terdiri VIP sebanyak 6 TT, kelas 1 sebanyak 7 TT, kelas 2 sebanyak 33 TT, kelas 3 sebanyak 90 TT dan kelas khusus sebanyak 35 TT, memiliki 14 instalasi dan 19 jenis pelayanan. Dokter spesialis 14 orang ( spesialis penyakit dalam 3 0rang  spesialis obyn 3 orang, spesial anak 1 orang, spesialis patologi klinik 1 orang, spsesialis anestesiologi 1 orang, spsesialis syaraf 1 orang, spseialis mata 1 orang, dan spsesialis THT 1 orang. Dokter umum 14 orang, dokter gigi 3 orang, perawat 235 orang, bidan 110 orang dan tenaga kesehatan lainnya 134 orang.

Selengkapnya dapat dibaca disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*