Berita Daerah

LOMBA MAENA KREASI BARU MEMERIAHKAN PESTA YA’AHOWU KEPULAUAN NIAS TAHUN 2016

Nias, Bupati Nias membuka secara resmi pelaksanaan Lomba Maena Kreasi Baru dalam rangkaian kegiatan pesta Ya’ahowu Kepulauan Nias tahun 2016 bertempat di Pantai Bozihona Kecamatan Idanogawo Kabupaten Nias, Rabu (23/11/2016).

Acara dihadiri oleh  Bupati/Walikota se-Kepulauan Nias, Wakil Bupati/Wakil Walikota se-Kepulauan Nias, Pimpinan Dan Anggota DPRD Kab. Nias, Forkopimda se-Kepulauan Nias, Investor undangan dari Taiwan dan Singapura, Ketua DPP HIMNI, Sekretaris Daerah Kab/Kota se-Kepulauan Nias, Kepala SKPD/Unit Kerja se-Kepulauan Nias, Tim Penggerak PKK dan Ketua Dharma Wanita Persatuan se-Kepulauan Nias, Ketua Dharma Yukti Karini Kab. Nias, Ketua Adhiyaksa Dharma Karini Kab. Nias, Ketua Persit KCK, Bhayangkari Kab. Nias, Camat Dan Kepala Desa se-Kab. Nias, Tokoh Agama-Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat Kab. Nias, peserta lomba maena dari Kabupaten/Kota se-Kepulauan Nias, jajaran seluruh SKPD se-Kabupaten Nias serta ribuan masyarakat yang memadati area Pantai Bozihona.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebuadayaan dan Pariwisata Kab. Nias Atobali Laoli melaporkan pelaksanaan Pesta Ya’ahowu Kepulauan Nias Tahun 2016 yakni, dasar pelaksanaan; Surat Keputusan Bupati Nias nomor : 800/556/K/2016 tanggal  5 agustus 2016 tentang pembentukan Panitia Lokal Kabupaten Nias pada pelaksanaan Pesta Ya’ahowu Kepulauan Nias Tahun 2016, maksud dan tujuan; untuk memberikan inspirasi, dorongan dan motivasi, melestarikan nilai-nilai budaya nias dalam kehidupan sehari-hari, meningkatkan kerja sama dalam pengembangan dan promosi kepariwisataan Kepulauan Nias menuju “Nias Pulau Impian”, dan pada acara ini, juga kami sampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Nias telah melaksanakan lomba vokal solo cilik dalam rangkaian acara peringatan Hari Pariwisata Kabupaten Nias Tahun 2016, maka pada acara yang berbahagia ini akan dibagikan hadiah kejuaraan bagi para pemenang.

Bupati Nias dalam sambutannya mengatakan “kami berkeyakinan bahwa kehadiran bapak/ibu/sdr/i ditempat ini akan membawa dampak positif terhadap perkembangan kepariwisataan di Kepulauan Nias umumnya dan Kabupaten Nias khususnya. Kepulauan nias memiliki pesona pariwisata yang sangat menakjubkan mulai dari pesona matahari terbit dan terbenam, wisata alam, lokasi surfing, wisata sejarah seperti batu megalith/rumah adat dan museum, wisata bawah air salah satunya tidak jauh dari tempat kita berada saat ini yakni di gugusan Pulau Onolimbu Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias.. Kepulauan Nias yang dikelilingi oleh laut, juga kaya dengan sumber kelautan dan perikanan, yang menjadikan kepulauan nias bagaikan permata di sisi barat Pulau Sumatera. Hal ini mengingatkan kita pada tanggal 19 agustus 2016 yang lalu, ketika Bapak Presiden RI berkunjung di daerah kita, beliau menyampaikan bahwa potensi utama kepulauan nias adalah pariwisata dan kelautan/perikanan”.

“Berkenaan dengan itu, untuk mewujudkan daerah kita menjadi tujuan wisata adalah merupakan tanggung jawab kita bersama. Komitmen juga dibutuhkan dalam pengembangan potensi ini. Mengingat perkembangan pariwisata sebelum ini stagnan/cenderung berjalan di tempat. barulah di akhir-akhir ini, sejak bergulirnya Pesta Ya’ahowu Tahun 2016, geliat pariwisata di kepulauan  nias mulai bangkit kembali. semoga momentum ini dapat kita jaga dan berkesinambungan. Maena merupakan tarian tradisional masyarakat nias yang telah diwariskan kepada kita secara turun temurun. Tarian Maena mengandung filosofi yang sangat berarti dalam kehidupan bermasyarakat Ono Niha/Suku Nias. Maena yang ditarikan secara seirama dan penuh semangat menandakan sebuah rasa kebersamaan dan kegotong royongan, sehingga tarian Maena ini sangat sering kita jumpai dan saksikan dalam pesta-pesta adat Nias”, tambah Buapti Nias

Bupati Nias atas nama Pemerintah Kabupaten Nias dan selaku Koordinator Forum Kepala Daerah Se-Kepulauan Nias, menegaskan beberapa hal, pertama, mari kita mewujudkan Kabupaten Nias khususnya dan Kepulauan Nias umumnya, menjadi daerah yang dikenal di luar sana. Dalam hal keindahan alam dan kekayaan budayanya, sehingga memiliki daya tarik sebagai tempat tujuan wisata baik bagi wisatawan domestik, maupun bagi wisatawan mancanegara. kedua, saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Nias untuk tetap menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya, peninggalan leluhur kita. Kalau bukan kita, siapa lagi? Banggalah menjadi Ono Niha/Anak Nias. ketiga, marilah kita juga menjaga alam sekitar kita, utamanya pada lokasi objek-objek wisata. Hal ini dapat kita lakukan mulai dari menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan sekitar kita, tidak merusak alam misalnya melalui penangkapan ikan dengan mengunakan bom ikan atau racun ikan yang dapat merusak keindahan terumbu karang, penangkapan hewan yang dilindungi seperti burung beo Nias, dan sebagainya. keempat, secara khusus saya menyampaikan apresiasi, dengan iringan ucapan terimakasih kepada Panitia Umum Pesta Ya’ahowu Kepulauan Nias Tahun 2016, yang telah cukup berhasil menstimulus bangkitnya pariwisata di daerah yang kita cintai ini. untuk itu, harapan saya kegiatan ini dapat menjadi event tahunan di Kepulauan Nias, sebagai sarana memperkenalkan atau mempromosikan pariwisata dan juga ajang silahturahmi masyarkat Nias dari setiap daerah di Kepulauan Nias. Tentunya hal ini tidak dapat terlaksana tanpa adanya dukungan rekan-rekan Kepala Daerah Se-Kepulauan Nias, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Dan Pemerintah Pusat. Saya berkeyakinan bahwa kegiatan Pesta Ya’ahowu Kepulauan Nias dapat terselenggara di tahun depan, bahkan dengan lebih baik lagi daripada tahun ini, dengan kerjasama dan komitmen kita bersama. kelima, sesaat lagi kita akan menyaksikan bersama lomba maena kreasi baru. kepada peserta lomba, agar berlomba dengan sungguh-sungguh, berikan yang terbaik, dan buatlah bangga daerah yang mengutus saudara. selanjutnya juga, saya mengharapkan bahwa hasil lomba dapat diterima oleh semua peserta lomba. sebab saya berkeyakinan bahwa juri yang dihadirkan pada perlombaan ini, prfesional dibidangnya dan memiliki independensi. Sekali lagi, selamat berlomba.

“Sebelum saya mengakhiri ucapan selamat datang ini, izinkan saya mengutip sepenggal bait lagu bahasa nias “Tanõ Niha, tanõ ni’omasi’õda, data’ehao, datafa’eze zikhala, taheta ia moroi bawa’afuriata, Tanõ Niha omasi’õda”, yang bermakna tanah nias, tanah yang kita cintai, mari kita jaga dan bangun menjadi lebih baik”. Bupati Nias mengakhiri dan membuka acara pelaksanaan lomba.

Pantai Bozihona

Lomba Maena Kreasi Baru

Seusai Bupati Nias menyampaikan sambutan dan ucapan selamat datang serta membuka secara resmi pelaksanaan lomba, peserta dari 5 (lima) Kabupaten/Kota di Kepulauan Nias yang terdiri dari muda mudi yang energik menampilkan Tarian Maena dengan kreasi yang berbeda-beda.

Pada akhir acara, perwakilan dewan juri meyampaikan hasil keputusan dewan juri yakni, juara pertama Kabupaten Nias, juara kedua Kabupaten Nias Selatan, juara ketiga kabupaten Nias Utara, juara keempat Kota Gunungsitoli dan juara kelima Kabupaten Nias Barat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Berita Terpopuler

Total Pengunjung

061950
Hari ini : 84
Kemarin : 109
Bulan ini : 3176
Tahun ini : 17006

Copyright © 2016 By NiasKab

To Top