Rabu, 28 Oktober 2026, Komandan Kodim (Dandim) 0213/Nias, Letkol Inf. Indra Rukmana, S.H., selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026, memaparkan perkembangan sasaran fisik, nonfisik, dan program unggulan TNI Angkatan Darat kepada Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev). Paparan tersebut berlangsung di Ruang Data Makodim 0213/Nias, Kota Gunungsitoli.
Tim Wasev dipimpin oleh Kolonel Kav. Jonny Harianyanto Gulo, S.I.P., M.H.I., didampingi Lettu CPM Andika. Kegiatan ini bertujuan memberikan gambaran menyeluruh mengenai perkembangan pelaksanaan TMMD ke-130, termasuk capaian pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas lingkungan, serta program yang mendukung kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nias.
Dalam paparannya, Dansatgas menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD ke-130 tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga mencakup sejumlah program unggulan TNI AD yang diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup warga.
Penyediaan Air Bersih dan Hunian Layak
Salah satu program unggulan yang dilaksanakan adalah pembangunan lima titik sumur bor untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat. Kelima titik tersebut berada di Kantor Camat Somolo Molo, lingkungan Gereja Katolik di Desa Lewuoguru I, lingkungan SD Negeri Lewuoguru I, lingkungan Kantor Desa Lewuoguru I, serta lingkungan Desa Iodano.
Hingga pelaksanaan evaluasi, pembangunan sumur bor di Kantor Camat Somolo Molo telah mencapai progres 23 persen, sementara pengerjaan di titik lainnya terus berlanjut sesuai tahapan pekerjaan.
Pada sektor perumahan, program rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat yang membutuhkan juga terus dilaksanakan. Progres pengerjaan masing-masing rumah meliputi rumah Setiaman Gulo sebesar 50 persen, Yutisa Halawa 40 persen, Tahonogo Lombu 25 persen, Neliyusman Gulo 35 persen, dan Fatinah Halawa 25 persen.
Program rehabilitasi RTLH tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman.
Peningkatan Sanitasi dan Fasilitas Ibadah
Dalam upaya mendukung kesehatan lingkungan, Satgas TMMD ke-130 melaksanakan pembangunan lima unit sarana mandi, cuci, kakus (MCK) di sejumlah lokasi. Dua titik MCK di lingkungan SD Negeri Lewuoguru I telah mencapai progres 70 persen. Sementara itu, MCK di Desa Iodano mencapai 65 persen, sedangkan dua titik lainnya di Desa Lewuoguru I masing-masing mencapai progres 65 persen.
Penyediaan fasilitas sanitasi tersebut diharapkan dapat mendukung penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, baik di lingkungan permukiman maupun fasilitas pendidikan.
Selain itu, rehabilitasi dua rumah ibadah juga menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD ke-130. Rehabilitasi Gereja AFY di Desa Iodano telah mencapai progres 70 persen, sedangkan Gereja Katolik Santo Bartolomeus di Desa Lewuoguru I mencapai 50 persen. Peningkatan kondisi kedua rumah ibadah tersebut diharapkan dapat menunjang kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan keagamaan.
Ketahanan Pangan, Penghijauan, dan Kepedulian Sosial
Pada bidang lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, program ketahanan pangan melalui pengelolaan lahan seluas satu hektare telah mencapai progres 100 persen. Program penghijauan melalui penanaman 500 bibit pohon di lahan seluas satu hektare juga telah rampung dengan capaian 100 persen.
Kegiatan pembersihan fasilitas umum bersama masyarakat turut mencapai progres 100 persen. Kegiatan tersebut mendukung pemeliharaan kebersihan lingkungan sekaligus mendorong kepedulian masyarakat terhadap fasilitas yang digunakan bersama.
Di bidang sosial dan kesehatan, TMMD ke-130 juga merencanakan kegiatan bakti sosial berupa penyediaan 100 paket makanan bergizi bagi anak-anak yang mengalami stunting. Pelaksanaannya akan mengikuti jadwal dan rencana kegiatan yang telah ditetapkan sebagai bagian dari dukungan terhadap pemenuhan gizi anak dan upaya penanganan stunting di Kabupaten Nias.
Melalui pemaparan kepada Tim Wasev, perkembangan setiap sasaran dapat ditinjau sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan program. Pengawasan ini diharapkan mendukung penyelesaian kegiatan sesuai rencana, sekaligus memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh masyarakat.
Program TMMD ke-130 menjadi salah satu bentuk sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah, meningkatkan kualitas lingkungan, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nias.
Sumber: Pendim 0213/Nias
