Senin, 26 Oktober 2026, pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0213/Nias tidak hanya mendukung pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Salah satu manfaat tersebut dirasakan Ama Angrid Giawa, pemilik warung yang berada di Desa Lewuoguru I, Kecamatan Somolo Molo, Kabupaten Nias.
Ama Angrid mengungkapkan bahwa aktivitas personel Satgas TMMD yang setiap hari melaksanakan pekerjaan pembangunan turut meningkatkan jumlah pembeli di warungnya. Berbagai makanan dan minuman yang dijual, seperti mi instan, pisang goreng, teh, dan kopi, menjadi pilihan bagi personel yang beristirahat setelah menyelesaikan pekerjaan.
“Setelah selesai bekerja, mereka biasanya datang ke warung. Ada yang memesan pisang goreng, karena itu yang paling mereka sukai,” ungkap Ama Angrid.
Ia menjelaskan, sebelum kegiatan TMMD berlangsung, warungnya relatif sepi dan hasil penjualan dalam sehari belum tentu mencapai Rp100.000. Namun, sejak kehadiran personel Satgas TMMD di wilayah tersebut, omzet penjualannya meningkat hingga mencapai sekitar Rp500.000 per hari.
“Sebelumnya, warung kami sepi. Dalam sehari, penjualan belum tentu mencapai Rp100 ribu. Sekarang, penjualan bisa mencapai Rp500 ribu sehari,” tuturnya dengan penuh rasa syukur.
Peningkatan omzet tersebut menunjukkan bahwa aktivitas pembangunan di desa berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil. Kehadiran personel Satgas TMMD turut menciptakan peluang bagi usaha warga untuk meningkatkan penjualan selama kegiatan berlangsung.
Melalui pelaksanaan TMMD ke-130, manfaat pembangunan diharapkan tidak hanya dirasakan melalui peningkatan infrastruktur dan fasilitas umum, tetapi juga melalui perputaran ekonomi yang mendukung aktivitas usaha masyarakat di wilayah sasaran.
Sumber: Pendim 0213/Nias
#NiasMajuBerkelanjutan #PemkabNias #TMMDKe130 #Kodim0213Nias #PembangunanDesa
